Minggu, 10 Mei 2009

Tonight

Kapankah semua ini akan berakhir ndah?
Satu pertanyaan dari lubuk hati ku yang aku sendiri tak mampu untuk menjawabnya.
Sebuah perjalanan yang cukup melelahkan bagiku.
Aku tak tahu dimana ujung perjalanan ini.
Dan bagaimanakah hasil dari semuanya.


Kadang mataku sudah tak sanggup untuk memandang.
Telingaku sudah tak sanggup untuk mendengar.
Lidahku sudah tak sanggup untuk bicara.
Dan kakiku sudah tak mampu lagi untuk melangkah.
Malam ini aku menangis.
Gak tahu untuk apa.
Gak tahu untuk siapa.

Mungkin aku memang payah.
Mungkin aku memang lemah.
Tak berdaya.
Seorang yang tak mempunyai kemampuan apapun.

Payah...
Dan tak pernah bisa untuk diandalkan.
Sampai sekarangpun aku tak mampu untuk berdiri sendiri.
Tak bisa...
Dan apakah aku mampu untuk membuatnya bangga padaku.
Aku hanya tak ingin semua yang dia berikan padaku sia- sia.
Aku sudah cukup berjuang keras dengan segala keterbatasanku.

Aku pernah bertanya pada diriku.
Ndah, Apakah kamu bahagia dengan keadaan seperti ini?
Aku gak tahu bagaimana aku menjawab pertanyaan dari diriku sendiri.
Semua kebahagiaan yang semu.
Berbeda dengan yang aku rasakan beberapa tahun yang lalu.
Semua terasa nyata dan begitu indah.
Tak ada cinta yang terbagi.
Tak ada orang yang tersakiti.
Tak ada beban dalam hati.

Aku dapat hidup dengan segala kekuranganku.
Aku dapat bertahan dengan segala keterbatasanku.
Dan aku puas dengan apa yang kudapatkan.
Dan tak ada hinaan ataupun cacian yang terdengar di telingaku.

Aku tak pernah tahu apa rencana Tuhan.
Apakah ini keadaan seperti ini memang yang terbaik buat ku?

2 Comments:

  1. rhani juliani said...
    wah bagus mbak puisinya ;)
    Paguyuban Warga Ponorogo said...
    Sampai saat ini apa dan siapa yang menjadi pertanyaan???

    Mungkin perlu sedikit belajar tentang beberapa kisah serupa. Kisah yang hanyut dalam konidisi lemah. Kondisi yang cukup tidak memungkinkan untuk bisa mengambil keputusan dan jawaban. Sedih rasanya mendengar postingan kali ini.....

    Sebuah metamorfosa akan segera terwujud, pesan bapak ibu untukmu semoga masih tetap terjaga.....

    Amien.
    Salam.
    Pardi

Post a Comment