Minggu, 08 Maret 2009

Broken

Malam ini yang ke delapan kalinya kau posting.

Aku gak tahu setelah ini masih akan posting lagi atau tidak.
Aku hanya kan menumpahkan semua kesedihan ku di blog ini.
Dan aku sudah memutuskan untuk tidak pulang malam ini.
Aku gak tahu mau ke mana.
Aku juga gak Tahu mau ngapain.
Aku benar - benar pusing.
Ketika kepedihan, masalah dan duka
menghantam ku bertubi - tubi.
dan saat inilah aku benar - benar meraasa tidak kuat untuk melangkah lagi.

Semua menghantam ku bersamaan bagai ombak yang tiada bertepi.
Oh...Tuhan....
Aku sudah ttak sanggup lagi berjalan.
Aku ingin mengakhiri semuanya.
Aku tak tahu lagi bagaimana akan kembali berjalan.
Dan aku juga tidak yakin bisa melangkah lagi.
Untuk Sahabatku
Terimakasih karena selama ini kamu sudah Mendampingi ku.
Aku juga minta maaf karena selalu menjadikan kamu pelampiasan amarah ku.
Untuk kata - kata ku tadi.
itu tak ku tujukan padamu.
Tapi pada hidup ku.
Ketika kamu berkata kasar pada ku
Memaki ku Anjing....Taik...atau apalah...
Aku tak pernah membalas nya.
Itu kau lakukan berulang - ulang.
Tanpa kau pedulikan bagaimana panasnya hatiku.
Aku hanya diam
dan setelah itu....
Aku selalu tulis di sebuah kertas tentang makian - makian mu.
Lalu aku membakarnya sambil menangis dan berdo'a.
Supaya aku bisa melupakan semua umpatan mu itu.


Dan hari ini....
dengan segala permasalahan yang ku hadapi.
Dengan segala beban yang ada.
Aku benar - benar tak sanggup untuk menahan emosiku.
Dan aku mengumpat Anjing.
Di depan kamu.
dan kamu tak bisa memaaf kan aku.
Ya...aku tahu...
itu tak pantas.
tapi umpatan itu tak ku tujukan padamu.
Tapi kini aku pun sudah cacat di mata kamu.
Aku tak pernah mengingat semua keburukan yang ada di dirimu.
Aku hanya mengingat kebaikan mu saja.
kerena semua keburukanmu sudah ku bakar.
Terima kasih sudah mau menjadi sahabat ku selama ini.
Untuk teman - teman ku yang lain.
Terima kasih banget untuk semua masukannya.

4 Comments:

  1. akang zhitoer said...
    SEMANGAT NON,,,,,,,,,,
    semua orang pasti pernah ngerasain hitam putih, pahit manis kehidupan. terkadang terjatuh pula pada suatu kisah, Jatuh pada titik ketinggian seberapa berpengaruh pada rasa yang ditimbulkan. klo jatuh harus segera bangun agar tak terperosok semakin dalam dalam sebuah perjalanan. BROKEN....sesakit apapun rasanya patah, sesegera mungkin kita harus mengobatinya agar tak terlalu lama menderita.
    bangunlah, segera awali kisah barumu. jangan terlalu lama terjerembab dalam kebimbangan.
    maaf adalah awal terindah dalam sebuah kisah, awali kisahmu dengan maaf.



    wah....wah....klo kemu ingin berhenti nulis di blog q amat sangat tidak setuju sekali, gimanpun juga blog adalah tempat berbagi, sedih senang bahagia bisa kita curahkan lewat blog.

    SEMANGAT
    Paguyuban Warga Ponorogo said...
    halooo Mbak Endah???

    Apa kabar???

    Semakin seger aja neh....

    Apapun masalah dan rintangan yang menghadang, hadapi dengan LANTANG!!!!

    AKU BISA!!!! AKU BUKAN MANUSIA LEMAH!!!!!

    salam
    petruk said...
    samudra masih teramat luas,,,,
    dan masih banyak ikan di lautan..!
    Rojo Warok said...
    ada api ada asap..

    suatu hal terjadi karena dipicu oleh suatu lainnya..

    belajarlah dari pengalamanmu dan jangan ulangi kesalah-pahaman..

Post a Comment